Berita Bijak – Nasional, Rabu (02/07/2025). Kabar kurang menyenangkan datang dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Terhitung sejak 1 Juli 2025, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Dex Series resmi mengalami penyesuaian naik di seluruh wilayah Indonesia. Kenaikan ini mengikuti pergerakan harga minyak mentah dunia dan merupakan evaluasi berkala oleh PT Pertamina (Persero).
Penyesuaian harga ini dilakukan seiring dengan fluktuasi harga minyak mentah global yang memengaruhi biaya produksi dan distribusi BBM. Meskipun harga minyak sempat menunjukkan tren penurunan baru-baru ini akibat melunaknya tensi geopolitik dan prospek pasokan OPEC+ yang lebih besar, keputusan penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini sudah didasarkan pada perhitungan rata-rata harga minyak dan kurs rupiah dalam periode tertentu sebelumnya.
Kenaikan harga ini bervariasi di setiap daerah, namun secara umum berlaku seragam untuk setiap jenis BBM. Misalnya, Pertamax yang sebelumnya dijual di harga tertentu, kini mengalami kenaikan di kisaran Rp500 hingga Rp700 per liter, tergantung wilayah. Begitu pula dengan produk Dex Series (seperti Pertamina Dex dan Dexlite) yang juga mengalami kenaikan serupa.
Perubahan harga BBM nonsubsidi ini tentu akan sedikit memengaruhi pengeluaran masyarakat, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi dan sektor logistik yang banyak bergantung pada jenis BBM tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi harga terbaru dari sumber resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.
Meski demikian, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar dipastikan tetap stabil dan tidak mengalami perubahan. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi demi menjaga daya beli masyarakat luas.
+ There are no comments
Add yours