Gubernur Agustiar Dorong Pembangunan Inklusif di Hari Jadi Katingan

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya (22/07/2025). Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Katingan di Halaman Kantor Bupati Katingan, Senin (21/7/2025).

Upacara yang khidmat ini dihadiri Forkopimda, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta ribuan warga, menegaskan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, tokoh adat, dan masyarakat untuk mencapai kemajuan.

“Selamat Hari Jadi ke-23 untuk Kabupaten Katingan. Semoga terus tumbuh menjadi daerah yang maju, dengan pelayanan publik yang berkualitas, dan masyarakat yang semakin sejahtera,” ujar Gubernur.

Agustiar menekankan pembangunan Kalteng harus inklusif, tanpa diskriminasi, dan berakar pada nilai-nilai lokal.

Ia memaparkan program strategis Kartu Huma Betang yang akan diluncurkan pada 2026, untuk memperluas akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial bagi masyarakat pedalaman.

“Kami tidak ingin melihat anak-anak pedalaman tidak dapat bersekolah, tidak memperoleh layanan kesehatan, atau hidup dalam keterbatasan. Program ini adalah komitmen nyata untuk mewujudkan keadilan pembangunan,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan pentingnya menjaga budaya dan jati diri lokal, khususnya masyarakat Dayak, sebagai pondasi pembangunan. Filosofi Huma Betang dan semangat Manggatang Utus menjadi dasar arah kebijakan di Kalteng.

“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperjuangkan martabat masyarakat. Masyarakat Dayak harus menjadi tuan di tanah sendiri, tumbuh sejahtera tanpa kehilangan jati diri. Itulah makna sejati dari Manggatang Utus,” tutur Gubernur.

Selain itu, Agustiar menyampaikan dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, ketahanan pangan, koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Ia menekankan koperasi Merah Putih harus hadir di desa untuk menyediakan kebutuhan pokok, pupuk, bahan bakar, dan layanan dasar bagi masyarakat.

“Program koperasi harus hadir di desa dan mampu menyediakan kebutuhan pokok seperti sembako, pupuk, bahan bakar, serta layanan dasar lainnya. Kemandirian ekonomi desa merupakan fondasi utama bagi kekuatan dan ketahanan Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Momentum peringatan Hari Jadi ke-23 ini menegaskan komitmen Pemprov Kalteng mendorong pembangunan merata, adil, dan berbasis kearifan lokal, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan di seluruh wilayah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours