Wujudkan Pembangunan Berkeadilan, Pemprov Kalteng Siapkan Kartu Huma Betang Sejahtera

3 min read

Berita Bijak – Palangkaraya.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk memastikan arah pembangunan bergerak secara merata dan berkeadilan hingga menyentuh pelosok desa.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat dari program strategis pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Desa Wilayah Tengah dan Barat Tahun 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutan tertulis Gubernur H. Agustiar Sabran yang dibacakan oleh Leonard, ditegaskan bahwa mengangkat harkat dan martabat masyarakat, khususnya masyarakat Dayak dan seluruh penduduk Kalimantan Tengah, merupakan ruh dari kebijakan pemerintah saat ini.

Akses terhadap layanan dasar menjadi indikator utama keberhasilan pembangunan yang inklusif.

“Kami ingin mendorong pembangunan wilayah Kalimantan Tengah yang semakin merata dan berkeadilan, hingga ke pedalaman,” ujar Leonard saat membacakan sambutan Gubernur.

Leonard menegaskan bahwa visi pembangunan di Bumi Tambun Bungai tidak lagi hanya berorientasi pada angka pertumbuhan ekonomi semata, melainkan pada pemerataan akses pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial bagi warga kurang mampu.

“Tidak ada anak-anak Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat saat sakit dan tidak bisa makan. Mereka semuanya, termasuk yang tidak mampu, juga berhak untuk bisa menikmati akses pembangunan dan layanan berkualitas seperti pendidikan, kesehatan, stimulus ekonomi, bantuan pangan dan sosial,” ucapnya dengan tegas.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen tersebut, Pemprov Kalteng kini tengah menggodok Program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Program ini dirancang sebagai payung besar intervensi sosial yang dijadwalkan mulai diimplementasikan secara masif pada tahun 2026 mendatang bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.

“Nanti akan kita padukan dalam Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera, yang akan kita mulai laksanakan pada tahun 2026,” tambah Leonard.

Kehadiran kartu sakti tersebut akan melengkapi berbagai program strategis yang sudah berjalan sepanjang tahun 2025, seperti Sekolah Gratis, program Satu Rumah Satu Sarjana, layanan Cek Kesehatan Gratis, pasar murah berkala, hingga pemberian bantuan stimulus bagi para petani dan nelayan di berbagai wilayah.

Namun, Leonard mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan program-program tersebut terletak pada akurasi data.

Ia menekankan pentingnya sinkronisasi data desa yang akurat dan terintegrasi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini bertujuan tidak hanya untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan pendataan data desa saja, tetapi juga untuk mengidentifikasi tantangan, hambatan, dan peluang perbaikan di lapangan,” tutur Leonard.

Pemutakhiran data desa secara berkala ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya besar Pemprov Kalteng dalam memperkuat semangat Satu Data Indonesia.

Dengan basis data yang kuat, pembangunan yang inklusif diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi Kalimantan Tengah dalam mendukung pencapaian target Indonesia Emas 2045.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours