Pemprov Kalteng Tanam 10.000 Pohon Serentak di 14 Kabupaten

3 min read

Berita Bijak – Palangkaraya.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menginisiasi gerakan massal penanaman pohon yang melibatkan institusi pendidikan, lapisan masyarakat, hingga jajaran pemerintah daerah di seluruh kabupaten.

Langkah masif ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon Nasional 2025 yang dipusatkan di SMKN 5 Palangka Raya, Rabu (3/12/2025).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, yang hadir mewakili Gubernur H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa agenda ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

Ia menekankan pentingnya internalisasi budaya menanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat guna menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Bapak Gubernur mengharapkan melalui bulan menanam pohon pada hari ini masyarakat bisa melakukan hal yang sama di lingkungan, baik di kantor atau di rumah tinggal atau di lahan yang kosong,” ujar Herson saat membacakan sambutan Gubernur.

Guna mendukung semangat masyarakat tersebut, Pemprov Kalteng telah menyiapkan ketersediaan bibit tanaman melalui instansi teknis terkait.

Herson memastikan bahwa akses terhadap bibit tanaman terbuka lebar bagi warga yang memiliki keinginan untuk menghijaukan lingkungannya.

“Nanti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan akan men-support untuk bibitnya, asal nanti melakukan permintaan. Jadi harapannya bahwa kita menghijaukanlah bumi kita, jadi kita hidup berdampingan dengan kondisi yang lestari,” jelasnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, dalam laporannya menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari kebijakan pemerintah pusat terkait pelestarian lingkungan hidup.

Sinkronisasi antara agenda daerah dan nasional diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap tutupan lahan hijau di Kalimantan Tengah.

“Kita tahu bahwa pemerintah pusat, Bapak Presiden, sudah mencanangkan bahwa tanggal 27 November itu Hari Menanam Nasional dan bulan Desember adalah Bulan Menanam Nasional. Jadi makanya kita sudah melaksanakan pada bulan November kemarin dan pada hari ini, tanggal 3 Desember ini,” kata Agustan.

Lebih dari sekadar penghijauan fisik, Agustan menekankan adanya nilai filosofis dan edukatif dalam setiap bibit yang ditanam. Menurutnya, satu pohon yang tumbuh merupakan kontribusi nyata manusia terhadap keberlangsungan udara bersih di masa depan.

“Harapan kita melalui kegiatan ini, sebagaimana semboyan kita selalu bahwa mari kita menanam agar bumi tersenyum. Dan ini adalah sedekah oksigen bagi bumi penanaman ini,” ucapnya.

Adapun jenis pohon yang ditanam mencakup tanaman produktif dan pohon pelindung. Pemilihan jenis pohon ini disesuaikan dengan kebutuhan lokasi agar selain memberikan keteduhan, juga dapat memberikan nilai ekonomis bagi warga maupun sekolah.

“Ini ada beberapa jenis pohon, durian, rambutan, mangga untuk yang produktif bagi sekolah dan bagi masyarakat. Ada juga pohon pelindung seperti ketapang kencana. Ada beberapa jenis pohon,” jelas Agustan.

Di lokasi utama, yakni SMKN 5 Palangka Raya, sekitar 500 bibit ditanam secara gotong royong oleh siswa, guru, dan pejabat daerah. Namun, gerakan ini meluas ke seluruh penjuru provinsi dengan total lebih dari 10.000 pohon yang ditanam secara serempak.

“Khusus di tempat kita ini (SMK 5 Palangka Raya) kurang lebih 500 tetapi di tiap kabupaten itu saat ini juga dilaksanakan ada 13 kabupaten. Jadi kurang lebih 10.000 lebih pada serentak hari ini kita laksanakan,” ungkap Agustan.

Melalui gerakan massal ini, Pemprov Kalteng berharap kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem dapat tumbuh sejak dini di kalangan pelajar, sekaligus memperkuat komitmen Kalimantan Tengah sebagai salah satu paru-paru dunia yang tetap terjaga kelestariannya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours