Pimpin Konsolidasi OPD, Gubernur Agustiar: Perkuat Inovasi dan Fokus Program Prioritas

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya. Mengawali tahun anggaran 2026, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat dan fokus pada eksekusi program-program prioritas pembangunan.

Arahan ini menjadi penanda kembalinya Gubernur memimpin jalannya roda pemerintahan usai menjalani masa pemulihan kesehatan.

Gubernur mengumpulkan seluruh jajaran kepala dinas dan badan dalam pertemuan hangat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (20/1/2026).

Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat soliditas internal sekaligus menyelaraskan pandangan mengenai arah kebijakan pembangunan Bumi Tambun Bungai di masa depan.

“Pertemuan ini untuk memperkuat kebersamaan kita membangun Kalteng. Insyaallah kami diberi kekuatan, kesehatan memimpin Kalteng,” kata Gubernur dalam pesan bersama jajaran OPD.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa kondisi efisiensi anggaran yang dihadapi pada tahun 2026 menuntut seluruh OPD untuk memiliki semangat kebersamaan yang jauh lebih kuat.

Ia mewanti-wanti agar perencanaan dan pelaksanaan anggaran dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi menjamin ketaatan hukum.

“Ini zaman modern, kita berinovasi, tapi kita tetap menjaga daripada terjaring,” tegas Agustiar Sabran, mengingatkan para bawahannya agar inovasi yang dilahirkan tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.

Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menggarisbawahi pentingnya manajemen anggaran yang cerdas di tengah keterbatasan fiskal.

Pengelolaan anggaran tahun 2026 harus dilakukan secara selektif agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui program unggulan.

“Kita bisa me-manage sedemikian rupa anggaran di Kalteng terutama untuk program-program prioritas,” harap Edy Pratowo.

Ia juga memberikan catatan khusus mengenai kerja sama dengan pihak ketiga. Menurutnya, koordinasi dan konsultasi harus menjadi napas dalam setiap pengambilan keputusan strategis untuk menghindari potensi kendala hukum di kemudian hari.

“Dengan anggaran yang terbatas ini, diharapkan kita lebih fokus. Kita diharapkan juga senantiasa berkoordinasi, masukan segera disampaikan agar antisipasi lebih cepat, dikoordinasikan dengan baik, solusi langkah apa yang bisa dilakukan dengan lebih baik,” tandas Wagub.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, turut mengingatkan jajaran OPD untuk mematuhi instrumen kebijakan yang telah diterbitkan pemerintah provinsi.

Kepatuhan terhadap prosedur dan komunikasi bertingkat kepada pimpinan menjadi kunci kelancaran birokrasi.

“Jalan kan yang sudah di-SE-kan,” pungkas Leonard singkat namun tegas.

Pertemuan konsolidasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk tetap produktif dan inovatif meski berada dalam periode pengetatan anggaran.(bb)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours