Jamin Kualitas Beras SPHP, OKKPD Kalteng Audit Mutu dan Keamanan Pangan di Gudang Bulog

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) bergerak cepat memastikan kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat. Pada Rabu (4/3/2026), tim gabungan melakukan inspeksi mendalam sekaligus pengambilan sampel beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Gudang Perum BULOG Divre Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 7.
​Langkah ini merupakan bagian dari prosedur verifikasi untuk penerbitan izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri (PSAT-PD). Tim pengawas yang terdiri dari jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) serta Dinas Ketahanan Pangan Kalteng terjun langsung guna memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga.
​Kepala DTPHP Kalteng, Rendy Lesmana, menegaskan bahwa pendampingan komoditas strategis seperti tanaman pangan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan distributor sangat krusial dalam menjamin mutu produk pangan segar.

“Termasuk beras sebagai komoditas pangan strategis, perlu adanya jaminan mutu yang memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar kualitas, aman dikonsumsi, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” urai Rendy Lesmana.

Rendy menambahkan bahwa pengawasan ini adalah upaya strategis untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program hilirisasi pertanian di Bumi Tambun Bungai. Ia berharap kolaborasi lintas dinas ini mampu memastikan pasokan beras Kalteng tidak hanya melimpah secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas.
​Sambut baik juga datang dari pihak manajemen Perum BULOG Divre Kalteng. Perwakilan BULOG, Putra, menyatakan dukungannya terhadap audit mutu yang dilakukan pemerintah daerah sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama.

“Kami sangat mendukung kegiatan pengawasan mutu ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan beras SPHP yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik dan memenuhi standar keamanan pangan,” tutur Putra.

Proses pengambilan sampel dilakukan secara ketat oleh tim teknis Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sampel beras tersebut selanjutnya dikirim ke laboratorium PT Eurofins Angler Biochemlabs di Surabaya yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

​Ketua OKKPD Kalteng, Agus Candra, menjelaskan bahwa pengujian di laboratorium profesional adalah langkah final untuk memastikan beras SPHP bebas dari kontaminan dan layak edar.

“Melalui kegiatan pengawasan dan pengujian mutu ini, diharapkan beras SPHP yang beredar di wilayah Kalimantan Tengah benar-benar memenuhi standar mutu dan keamanan pangan,” jelas Agus Candra.

​Melalui upaya kolektif ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Perum BULOG berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin bahwa setiap butir beras yang sampai ke meja makan warga adalah produk yang aman dan berkualitas tinggi.(bb)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours