Berita Bijak – Palangkaraya. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus peninjauan mendadak ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah maraton ini diambil untuk memastikan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), efektivitas pola kerja baru, hingga efisiensi penggunaan energi di lingkungan perkantoran berjalan optimal.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari penuh pada 9–10 April 2026 tersebut menyasar beberapa instansi secara acak.
Mulai dari dinas teknis seperti Dinas PUPR, Dinas ESDM, dan Dinas Perhubungan, hingga instansi pelayanan seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Satpol PP dan Kesbangpol.
Dalam peninjauan mendadak tersebut, Pj Sekda didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Lisda Ariyana dan Plt Inspektur Daerah Kalteng Eko Sulistiono.
Peninjauan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni disiplin kehadiran, efektivitas transisi sistem kerja Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH), serta partisipasi aktif ASN dalam penyebarluasan informasi publik.
Linae Victoria Aden menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi paling mendasar bagi setiap pegawai dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.
“Kedisiplinan ASN harus menjadi perhatian bersama. Kehadiran tepat waktu dan komitmen dalam menjalankan tugas merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” ujar Linae Victoria Aden, Jumat (10/4/2026).
Selain aspek kehadiran fisik, Linae juga menyoroti pentingnya efisiensi operasional di ruang kerja perkantoran, khususnya terkait penggunaan energi listrik. Hal ini menjadi bagian dari kebijakan strategis penghematan anggaran belanja daerah.
“Kita ingin pola kerja yang tidak hanya efektif, tetapi juga efisien. Penggunaan ruang kerja harus diatur dengan baik agar tidak terjadi pemborosan listrik,” tambahnya menerangkan.
Tak hanya soal urusan internal birokrasi, Pj Sekda juga mengingatkan para ASN untuk menjadi garda terdepan dalam menyampaikan capaian pembangunan pemerintah secara transparan kepada publik.
Di era keterbukaan informasi, ASN dituntut lebih responsif, kreatif, dan akuntabel dalam memberikan edukasi serta penjelasan mengenai program kerja pemerintah kepada masyarakat luas.
“ASN harus aktif menyampaikan informasi secara terbuka, akurat, dan bertanggung jawab sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi publik,” tutur Linae.
Kegiatan silaturahmi taktis dan pengawasan lapangan ini rencananya akan terus dilakukan secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Melalui langkah tegas ini, Pemprov Kalteng berharap dapat menjaga konsistensi budaya kerja yang profesional serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (bb)
+ There are no comments
Add yours