Agustiar Apresiasi Kebijakan Harga Gabah Saat Dampingi Panen Raya di Pulang Pisau

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya (08/04/2025). Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran ikut serta dalam Panen Raya Padi Serentak Nasional yang dipusatkan di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (7/4/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di 14 provinsi sentra padi dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Dalam arahannya, Presiden kembali menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional serta memastikan kesejahteraan para petani.

“Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan tidak ada negara, tanpa pangan tidak ada NKRI,” tegas Presiden.

Presiden juga meminta seluruh jajaran pemerintah bekerja keras untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, terutama komoditas sumber protein.

“Rakyat kita harus bisa menikmati protein dengan harga yang sangat terjangkau. Insya Allah dalam tahun ini kita akan menjangkau itu,” ujarnya.

Salah satu langkah besar yang diumumkan Presiden adalah penetapan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram, yang berlaku untuk semua penggilingan termasuk Bulog. Kebijakan ini bertujuan melindungi petani dari praktik yang merugikan dan menjaga stabilitas pangan nasional.

“Jangan korbankan petani, selalu ada alasan kadar air lah, rendemen lah, atau kualitas lah. Pengusaha boleh untung, tapi jangan mencekik petani kita,” tegas Presiden Prabowo.

Gubernur Agustiar Sabran yang hadir langsung di lokasi panen menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada petani Kalteng.

Ia menilai kebijakan harga gabah serta ketersediaan pupuk yang lebih mudah dijangkau sangat membantu masyarakat.

“Dengan kebijakan Bapak Presiden menetapkan harga gabah Rp6.500 per kilogram, sangat dirasakan oleh masyarakat. Begitupun dengan ketersediaan pupuk, saat ini sangat mudah didapat, sehingga meringankan beban para petani,” ucap Agustiar.

Panen raya ini menjadi simbol keseriusan Pemprov Kalteng dalam mendukung swasembada pangan. Berdasarkan data BPS, pada April 2026 Kalteng menargetkan panen sekitar 11.341 hektare, dengan estimasi hasil 37.745 ton GKG atau setara 22.420 ton beras.

Daerah panen tersebar di delapan kabupaten, termasuk Kapuas, Barito Utara, Seruyan, Pulang Pisau, Barito Timur, Kotawaringin Timur, Katingan, dan Barito Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Agustiar turut didampingi Dirjen Prasarana dan Sarana Kementan Andi Nur Alamsyah, Forkopimda Kalteng, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifai, serta pimpinan Bulog dan BPS wilayah Kalteng.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours