Berita Bijak – Palangkaraya (21/02/2025). Agustiar Sabran dan Edy Pratowo resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2025–2030 setelah dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Pelantikan ini memberi angin segar bagi percepatan pembangunan sekaligus penegasan arah baru pembangunan Kalteng lima tahun ke depan.
Berbeda dari periode sebelumnya, Agustiar langsung menekankan pentingnya penguatan identitas dan posisi masyarakat lokal, khususnya masyarakat Dayak, sebagai pusat pembangunan daerah.
“Kami ingin menjadikan masyarakat Dayak menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri,” tegas Agustiar, yang disambut antusias berbagai elemen masyarakat.
Agustiar memastikan bahwa pemerataan pembangunan menjadi agenda utama, mulai dari infrastruktur, ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menyebut potensi besar Kalteng, terutama sumber daya alam yang melimpah harus diolah berpihak pada masyarakat.
“Saya yakin dengan kekayaan sumber daya alam yang kita punya, kita bisa mewujudkannya. Seperti kata Bapak Presiden, Kalteng menjadi masa depan Indonesia, karena Kalteng akan menjadi Lumbung Pangan Nasional,” ujarnya optimis.
Kalteng memiliki posisi strategis dalam sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Menurut Agustiar, seluruh potensi ini akan dikelola dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan sambil tetap mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi prioritas sebagai modal percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha akan diperkuat agar program pembangunan berjalan efektif dan merata hingga ke wilayah pedalaman. Pemerintah bertekad menjadikan Kalteng sebagai provinsi mandiri, berdaya saing, serta pusat ketahanan pangan nasional.
Dengan spirit baru kepemimpinan Agustiar–Edy, masyarakat berharap pembangunan Kalteng bergerak lebih cepat dan semakin inklusif, sehingga kesejahteraan dapat dirasakan merata di seluruh kabupaten dan kota.
+ There are no comments
Add yours