Disbun Kalteng Paparkan Isu Strategis Perkebunan saat Kunjungan Komisi I DPD RI

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya (26/03/2025). Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menerima kunjungan Anggota Komisi I DPD RI Dapil Kalteng, Agustin Teras Narang, dalam rangka reses masa sidang IV tahun 2025. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kadisbun Kalteng, H. Rizky Ramadhana Badjuri, bersama jajaran di ruang rapat kantor setempat.

Dalam pernyataannya, Teras Narang menjelaskan bahwa reses dilakukan untuk menyerap aspirasi dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya terkait urusan pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa isu tata ruang menjadi perhatian utama Komisi I. “Tata ruang harus terus diperbarui. Perda tahun 2015 semestinya sudah mengalami perubahan pada 2020, menyesuaikan kondisi lahan yang saat ini telah banyak dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan informasi dari sektor kehutanan mengenai perubahan luasan kawasan hutan berdasarkan Perda Kalteng Nomor 5 Tahun 2015. Teras berharap pembaruan tata ruang dapat mendukung peningkatan ekonomi daerah.

Pada kesempatan tersebut, Kadisbun H. Rizky Ramadhana Badjuri memaparkan sejumlah isu strategis pembangunan perkebunan di Kalteng. Isu tersebut mencakup status kawasan, regulasi, fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar (FKPMS), gangguan dan konflik usaha perkebunan, dana bagi hasil (DBH) sawit, serta penguatan komoditas unggulan non sawit.

Rizky menegaskan bahwa kelapa sawit masih menjadi komoditas utama di Kalimantan Tengah. “Data BPS menunjukkan 15–20 persen PDRB Kalteng disumbang dari subsektor perkebunan,” jelasnya. Meski demikian, Pemprov Kalteng turut mengembangkan diversifikasi komoditas, terutama kakao, sebagai penguatan sektor non sawit.

Pertemuan turut dihadiri Plt. Sekretaris merangkap Kabid PUPKP3 Muhamad Rusan, Kabid Lohsar Achmad Sugianor, Kabid Perbenihan dan Budidaya Jayan Wahyudi, serta Kepala UPT BP3B David Hariyanto.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours