Disdagperin Dan MES Kalteng Gelar Buka Puasa Bersama Sambil Berbagi Sembako

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalimantan Tengah bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memanfaatkan momentum bulan suci untuk mempererat tali silaturahmi. Bertempat di Palangka Raya, Jumat (27/2/2026) sore, kedua lembaga ini menggelar acara buka puasa bersama yang sarat akan nilai spiritual dan kepedulian sosial.

​Agenda ini tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga diisi dengan aksi nyata melalui penyaluran bantuan paket sembako kepada sejumlah penerima manfaat. Langkah ini diambil sebagai bentuk implementasi langsung dari semangat berbagi di bulan Ramadhan. Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, mengungkapkan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk merefleksikan nilai-nilai kesabaran dan kedisiplinan. Menurutnya, pertemuan ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Puasa mengajarkan kita lebih sabar, disiplin dan peduli terhadap sesama. Momentum ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan spiritual sekaligus membangun kolaborasi dan sinergi, baik antar individu maupun antar lembaga,” tutur Norhani.

Lebih jauh, Norhani berharap hubungan antara Disdagperin dan MES Kalteng kian kokoh. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi daerah, khususnya dalam mengembangkan sektor-sektor yang berbasis nilai syariah di Bumi Tambun Bungai.

​Nuansa khidmat semakin terasa saat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah, Khairil Anwar, menyampaikan tausiahnya. Ia mengingatkan bahwa menjaga hubungan antar sesama manusia (silaturahmi) memiliki keutamaan yang besar dalam ajaran Islam, termasuk sebagai pembuka pintu rezeki dan kesehatan.

“Salah satu berkahnya adalah kebersamaan seperti buka puasa ini, yang mempererat hubungan antara satu dengan lainnya,” ungkap Khairil Anwar.

Dalam ceramahnya, Khairil juga mengupas dasar kewajiban puasa yang tertuang dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 183. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari ibadah menahan lapar dan dahaga ini adalah untuk melahirkan pribadi yang bertakwa melalui pengendalian hawa nafsu.

​“Puasa adalah sarana untuk mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kualitas spiritual sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT,” jelasnya di hadapan para ASN Disdagperin dan pengurus MES Kalteng yang hadir.

​Melalui kegiatan ini, baik Disdagperin maupun MES Kalteng berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun dapat terus terjaga secara konsisten, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi di Kalimantan Tengah.(bb)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours