Berita Bijak – Palangkaraya (03/09/2025). Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya persatuan dan toleransi dalam kehidupan masyarakat sebagai fondasi pembangunan sosial dan budaya daerah.
Hal itu disampaikannya saat memimpin doa kebangsaan lintas agama tahun 2025 di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (2/9/2025).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng, tokoh lintas agama, ormas Dayak, organisasi masyarakat, serta perangkat daerah.
“Doa ini penting sebagai wadah untuk menyatukan langkah kita dalam menjaga persaudaraan dan kebersamaan di Bumi Tambun Bungai,” ujar Gubernur Agustiar.
Ia menekankan bahwa persatuan menjadi benteng utama menghadapi tantangan serta isu yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.
“Saya mengajak agar kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak kerukunan. Huma betang harus kita rawat bersama,” tegasnya.
Menurut Agustiar, kegiatan lintas agama seperti ini tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga meneguhkan solidaritas masyarakat Kalteng dalam menjaga filosofi Huma Betang sebagai simbol persaudaraan dan kehidupan yang rukun di tengah keberagaman. Acara doa kebangsaan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan nilai kebersamaan, memperkokoh rasa cinta tanah air, dan menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang damai dan harmonis.
+ There are no comments
Add yours