Musrenbang Kalteng 2025 Dimatangkan, Gubernur Tekankan Integrasi Pembangunan 2026

2 min read

Berita Bijak – Palangkaraya (11/04/2025). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali memantapkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi 2025 yang digelar Kamis (10/4/2025).

Forum strategis ini menjadi tahapan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Musrenbang yang berlangsung di Aula Jayang Tingang itu dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ribka Halluk, sejumlah anggota DPD RI seperti Agustin Teras Narang dan Siti Aseanti, para bupati/wali kota se-Kalteng, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Bappedalitbang Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa forum ini berfungsi menyempurnakan Rancangan Akhir RKPD 2026, mulai dari penajaman isu hingga kesepakatan prioritas pembangunan.

Output musyawarah ini menghasilkan berita acara yang memuat visi, misi, arah kebijakan, indikator pembangunan, hingga daftar program provinsi serta usulan kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak untuk memastikan pembangunan berjalan seragam di tiap wilayah.

“Pembangunan Kalimantan Tengah tahun 2026 bagian dari RPJMD 2025–2029, yang disusun sesuai Visi dan Misi Kepala Daerah Masa Jabatan 2025–2030,” ujarnya.

Ia memaparkan visi lima tahunnya, yakni Mengangkat harkat martabat masyarakat Dayak dan seluruh masyarakat Kalteng (Manggatang Utus) dalam bingkai NKRI menuju Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat.

Visi tersebut diterjemahkan dalam lima misi, mulai dari penguatan ekonomi, pendidikan berbasis budaya, pembangunan infrastruktur berkeadilan, layanan kesehatan inklusif, hingga penguatan nilai kearifan lokal.

Agustiar juga menyoroti Program Prioritas Huma Betang yang mencakup enam pilar: Betang Bermartabat, Betang Maju, Betang Makmur, Betang Cerdas, Betang Sehat, dan Betang Harmoni.

Untuk 100 hari kerja, delapan fokus utama diproyeksikan, antara lain penyesuaian program dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sinkronisasi anggaran, perbaikan struktur organisasi, hingga peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera.

Selain itu, sejumlah program strategis turut diproyeksikan, seperti pembangunan jalan Palangka Raya–Kuala Kurun, peningkatan akses listrik dan internet di pedalaman, pengangkatan P3K, serta pengendalian karhutla dan banjir.

Ia juga menjelaskan pembagian pembangunan ke dalam tiga zona: Timur, Tengah, dan Barat, masing-masing dengan fokus berbeda mulai dari hilirisasi energi dan pangan, pusat perdagangan dan riset, hingga pengembangan industri dan kawasan konservasi berkelanjutan.

Di akhir penyampaian, Gubernur kembali menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan. “Saya mengharapkan dukungan Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota, pelaku usaha, dan semua pemangku kepentingan, agar program pembangunan tersebut dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dapat kita laksanakan secara optimal dan berkelanjutan, untuk kesejahteraan masyarakat Bumi Tambun Bungai,” tandasnya.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours