Berita Bijak – Palangkaraya (04/06/2025). Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, menyampaikan pidato pengantar Gubernur H. Agustiar Sabran dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang III Tahun 2025, Selasa (3/6/2025), terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, membahas realisasi pendapatan dan belanja daerah sepanjang 2024 sebagai dasar evaluasi keuangan dan penyusunan kebijakan pembangunan di tahun berikutnya.
Dalam pidatonya, Edy Pratowo menjelaskan, Anggaran Pendapatan Daerah Kalteng Tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp 9,22 triliun lebih. Hingga 31 Desember 2024, realisasinya mencapai Rp 8,33 triliun lebih atau 90,38 persen dari target.
“APBD Tahun 2024 secara riil telah dilaksanakan, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kehatian-hatian,” ujar Edy Pratowo.
Ia menambahkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target, mencapai Rp 2,82 triliun lebih atau 104,61 persen dari target Rp 2,69 triliun lebih.
Sementara pendapatan transfer tercatat Rp 5,33 triliun lebih (81,76 persen dari target Rp 6,51 triliun lebih) dan pendapatan lain-lain yang sah mencapai Rp 184 miliar lebih, jauh melampaui target Rp 8 miliar atau 2.289 persen.
Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp 9,13 triliun lebih dari total anggaran Rp 10,22 triliun, atau 89,39 persen.
Rincian belanja mencakup belanja operasional Rp 5,02 triliun lebih (87,72 persen), belanja modal Rp 2,95 triliun lebih (94,63 persen), belanja tidak terduga Rp 18 miliar lebih (28,17 persen), dan belanja transfer Rp 1,137 triliun lebih (87,21 persen).
Selain itu, Wagub Edy Pratowo memaparkan posisi keuangan Pemprov Kalteng per 31 Desember 2024, dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Rp 378 miliar lebih, total aset Rp 17 triliun lebih, total kewajiban Rp 536,721 miliar lebih, dan total ekuitas Rp 16,977 triliun lebih. Laporan ini menjadi bukti transparansi pengelolaan keuangan daerah dan menjadi landasan bagi perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
+ There are no comments
Add yours