Sinergikan Pembangunan 2027, Pemprov Kalteng Matangkan Rancangan Awal RKPD

3 min read

Berita Bijak – Palangkaraya.Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mulai mematangkan langkah strategis pembangunan untuk tahun mendatang melalui Sosialisasi dan Koordinasi Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2027.

Kegiatan ini menjadi krusial guna menyelaraskan visi pembangunan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

Pertemuan strategis tersebut digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalteng, Kota Palangka Raya, Senin (19/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah yang juga menjabat sebagai Kepala BAPPERIDA Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, membuka secara resmi kegiatan yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan tersebut.

Dalam arahannya, Leonard menekankan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait arah tematik pembangunan, agenda penyusunan, hingga sasaran prioritas yang akan menjadi ruh pembangunan Kalteng pada tahun 2027.

“Dokumen Ranwal RKPD ini disusun sebagai jembatan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan penganggaran tahunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh Perangkat Daerah dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) masing-masing,” ujar Leonard.

Ia menjelaskan bahwa Ranwal RKPD Tahun 2027 berpijak pada tema besar “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan”.

Dari tema tersebut, Pemprov Kalteng telah memeras delapan prioritas pembangunan utama. Fokus tersebut mencakup program pro-rakyat seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, konektivitas infrastruktur jalan, revitalisasi lintas kota, hingga pengembangan wilayah khusus Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif.

Selain itu, perencanaan tahun 2027 juga diarahkan pada pemberdayaan kearifan lokal untuk meneguhkan identitas Kalteng sebagai provinsi yang Belom Bahadat, penguatan sosial pedesaan, serta pemerataan akses layanan kesehatan.

Leonard menegaskan bahwa delapan prioritas ini merupakan muara dari visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang harus dikawal bersama.

Guna mendukung perencanaan yang sistematis, pemerintah daerah telah menyiapkan 80 Kamus Usulan. Instrumen ini akan menjadi acuan dalam menyaring Pokok-Pokok Pikiran DPRD, aspirasi masyarakat, serta usulan pembangunan dari tingkat kabupaten dan kota agar tetap sinkron.

Leonard juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Sekretaris Daerah dan Instruksi Kepala BAPPERIDA mengenai petunjuk teknis pelaksanaan Forum Perangkat Daerah.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap bidang teknis memiliki panduan yang jelas dalam menelaah rencana kerja sesuai fungsinya.

Di akhir sambutannya, Leonard mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan masukan konstruktif. Partisipasi aktif dinilai menjadi kunci agar dokumen perencanaan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar relevan dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat secara adil dan merata.

“Diharapkan kabupaten dan kota dapat menyesuaikan kembali jadwal pentahapan perencanaan agar lebih sinergis. Mari kita manfaatkan forum ini dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Berkah, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkas Leonard.

Melalui koordinasi ini, diharapkan penyusunan RKPD 2027 dapat berjalan tepat waktu dan menjadi fondasi kokoh bagi keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours