UIN Palangka Raya Diresmikan, Gubernur Agustiar: Momentum Cetak SDM Unggul Kalteng

3 min read

Berita Bijak – Palangkaraya. Dunia pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah resmi memasuki babak baru seiring dengan transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya.

Perubahan status ini diharapkan menjadi katalisator utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Bumi Tambun Bungai.

Harapan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, saat mendampingi Menteri Agama (Menag) RI, Prof. K.H. Nasaruddin Umar, dalam acara peresmian alih status UIN Palangka Raya yang berlangsung di Aula Utama kampus setempat, Jumat (7/11/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menekankan bahwa UIN Palangka Raya memikul tanggung jawab besar sebagai pilar penggerak kemajuan daerah. Ia menilai transformasi ini adalah jawaban atas kebutuhan akan akses pendidikan yang lebih luas dan bermutu bagi putra-putri daerah.

“Kami berharap, UIN Palangka Raya akan menjadi pilar penting dalam menciptakan generasi muda Kalteng yang cerdas, kuat, dan unggul,” ujar Gubernur Agustiar.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kecerdasan intelektual saja tidaklah cukup. Baginya, lembaga pendidikan tinggi Islam seperti UIN harus mampu menyeimbangkan antara sains dan akhlak agar lulusannya memiliki daya saing yang dibalut dengan nilai-nilai spiritual.

“Generasi unggul tidak hanya pintar akademis, tetapi harus memiliki adab yang baik dan mulia, sehingga mampu membawa kemajuan, kemakmuran, dan keberkahan bagi Kalimantan Tengah dan Indonesia,” jelasnya.

Agustiar juga memaparkan bahwa penguatan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah merupakan misi prioritas yang selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama poin keempat yang menitikberatkan pada penguatan SDM, sains, teknologi, serta pendidikan.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh Pemprov Kalteng adalah program bantuan pendidikan demi memutus ketertinggalan ekonomi.

“Pendidikan menjadi prioritas kami, pilar pembangunan untuk mewujudkan visi misi kami. Kami punya program seperti Satu Rumah Satu Sarjana, karena pendidikan akan memutus rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian,” tegas Agustiar.

Senada dengan Gubernur, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap tumbuh kembang UIN Palangka Raya.

Menag menilai keberadaan universitas ini harus memberikan efek domino bagi pembangunan daerah di berbagai sektor.

“Tidak hanya sekadar memberikan akses pendidikan bermutu yang luas, namun urgensi utama alih bentuk ini, seperti tadi disampaikan Pak Gubernur, itu diharapkan bisa memberikan dampak yang nyata pada peningkatan kualitas daerahnya masing-masing,” terang Menag.

Nasaruddin menambahkan bahwa perubahan status dari institut menjadi universitas bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah besar menuju lembaga pendidikan Islam yang lebih progresif, terbuka, dan kontributif di kancah nasional maupun internasional.

“Kita berharap dengan menjadi UIN Palangka Raya ini, maka kontribusinya lebih aktif nanti untuk memajukan daerah ini (Kalteng), memajukan Indonesia, insyaallah akan lebih nyata lagi,” pungkas Nasaruddin.

Peresmian ini menjadi tonggak sejarah yang mengukuhkan posisi Palangka Raya sebagai salah satu pusat keunggulan akademik berbasis nilai Islam di wilayah tengah Indonesia, sekaligus menjadi harapan baru bagi peningkatan indeks pembangunan manusia di Kalimantan Tengah.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours