Berita Bijak – Palangkaraya. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi anggotanya. Langkah nyata ini ditandai dengan peresmian UMKM Kantin “Wanita Berdaya” yang berlokasi strategis di samping Kantor DWP Setda Kalteng pada Selasa (31/3/2026).
Kantin tersebut diresmikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung. Dalam sambutannya, Leonard mengapresiasi inovasi ini dan mendorong seluruh anggota DWP untuk terus memupuk semangat berkarya melalui usaha-usaha produktif yang berdampak bagi masyarakat.
“Kantin ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana usaha, tetapi juga memberikan manfaat luas serta membawa keberkahan bagi sesama,” ujar Leonard di sela-sela peresmian.
Ketua DWP Setda Provinsi Kalteng, Natalin Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa kehadiran Kantin “Wanita Berdaya” merupakan implementasi program kerja organisasi di bidang ekonomi. Nama yang dipilih bukan sekadar identitas, melainkan representasi semangat para anggota untuk berinovasi dan mandiri secara finansial.
“Nama ‘Wanita Berdaya’ menjadi simbol semangat bagi anggota untuk terus berinovasi dan memperkuat kemandirian ekonomi,” ungkap Natalin.
Ia menambahkan bahwa kantin ini menjadi pelengkap unit usaha yang telah dikelola DWP sebelumnya. Kehadirannya menyempurnakan fasilitas produktif yang sudah ada, seperti galeri dan kafe, guna memaksimalkan potensi kewirausahaan para istri ASN di lingkup Setda Kalteng.
Peresmian ini menjadi momentum penting yang dihadiri oleh jajaran pejabat teras di lingkungan Setda Provinsi Kalteng. Tampak hadir para asisten, staf ahli, hingga kepala biro, termasuk Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Johni Sonder.
Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan moral terhadap program pemberdayaan perempuan di Kalimantan Tengah. Dengan manajemen yang profesional, Kantin “Wanita Berdaya” diproyeksikan menjadi percontohan bagi unit usaha organisasi lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar secara berkelanjutan.
+ There are no comments
Add yours