PALANGKA RAYA – Adhyaksa FC resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam upaya membangun dan mengembangkan ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta jajaran terkait di Palangka Raya, Senin malam.
Presiden Klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan pembahasan yang telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sejak dua tahun terakhir.
Melalui kesepakatan ini, Adhyaksa FC yang saat ini berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola nasional, Super League, menetapkan Kalimantan Tengah sebagai kandang resmi klub mulai musim kompetisi 2026/2027 dan seterusnya.
Tidak hanya menghadirkan tim senior, Adhyaksa FC juga membawa program pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy (EPA) kelompok umur U-16, U-18, dan U-20 ke Kalimantan Tengah. Kehadiran EPA diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi talenta muda daerah untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional melalui kompetisi yang dikelola secara profesional oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
“Kerja sama ini merupakan bentuk nyata pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Kalimantan Tengah sebagai provinsi yang besar membutuhkan kehadiran klub profesional agar pembinaan sepak bola dari tingkat akar rumput memiliki arah dan jenjang yang jelas,” ujar Eko.
Menurutnya, Elite Pro Academy telah terbukti menjadi salah satu jalur pembinaan yang mampu melahirkan banyak pemain profesional hingga pemain tim nasional Indonesia. Karena itu, keberadaan EPA Adhyaksa FC di Kalimantan Tengah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda daerah untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional.
Selain menghadirkan sepak bola profesional, Adhyaksa FC juga menyatakan kesiapan untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah terkait pengembangan infrastruktur sepak bola di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
“Kami siap memberikan masukan terkait kebutuhan lapangan dan sarana pendukung sepak bola di daerah. Harapannya, gairah sepak bola akar rumput semakin berkembang dan melahirkan talenta-talenta terbaik dari Kalimantan Tengah,” tambah Eko yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023–2027.
Eko turut mengapresiasi antusiasme Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam menyambut kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan sepak bola di daerah.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar menghadirkan klub profesional ke daerah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya tentang menghadirkan klub sepak bola profesional, tetapi juga tentang membangun ekosistem olahraga yang sehat, membina talenta-talenta muda daerah, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah,” tegas Agustiar.
Ia menilai kehadiran tim senior Adhyaksa FC dan Elite Pro Academy menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Kalimantan Tengah sekaligus membuka peluang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk berkiprah di level nasional.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, siap memberikan dukungan terhadap pengembangan sepak bola, termasuk melalui peningkatan sarana dan prasarana olahraga agar proses pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan dari tingkat akar rumput hingga profesional.
“Kami ingin anak-anak Kalimantan Tengah memiliki mimpi dan jalur yang jelas untuk menjadi pemain profesional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Tengah, Agus Siswadi, menyebut penandatanganan kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali sepak bola Kalimantan Tengah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berkarakter.
Menurutnya, kehadiran Adhyaksa FC dengan Stadion Tuah Pahoe sebagai home base tidak hanya akan memperkuat pembinaan atlet, pelatih, dan talenta muda daerah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kehadiran klub profesional diyakini akan menggerakkan berbagai sektor pendukung seperti UMKM, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif, hingga pariwisata daerah,” kata Agus.
Dengan kerja sama tersebut, Kalimantan Tengah kini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan sepak bola nasional, sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat tertinggi sepak bola Indonesia. (**)
+ There are no comments
Add yours