Momentum Iduladha, Gubernur Kalteng Gelar Open House di Istana Isen Mulang

2 min read

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran membuka pintu Istana Isen Mulang bagi masyarakat luas melalui kegiatan gelar griya (open house) dalam rangka merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Agenda tahunan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan warga dalam suasana penuh kehangatan serta kekeluargaan.

Kegiatan open house tersebut digelar sesaat usai Gubernur melaksanakan ibadah Salat Iduladha bersama masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai lapisan dan kalangan tampak antusias berbondong-bondong mendatangi rumah jabatan gubernur untuk bersilaturahmi secara langsung dan merayakan hari kemenangan bersama.

Suasana akrab dan cair sangat kentara terlihat saat masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan berbaur tanpa sekat dengan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Para tamu yang hadir disambut hangat oleh keluarga besar kepala daerah dan dipersilakan menikmati hidangan khas lebaran yang telah disiapkan panitia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa esensi Hari Raya Iduladha tidak boleh hanya dimaknai sebatas ritual ibadah kurban vertikal semata, melainkan harus bertransformasi menjadi sarana strategis dalam memperkuat nilai-nilai sosial pada kehidupan bermasyarakat.

“Hari Raya Iduladha merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Agenda silaturahmi massal ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh lintas agama, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai konfederasi organisasi kemasyarakatan di Kalteng.

Melalui perhelatan ini, Pemerintah Provinsi Kalteng ingin menghadirkan ruang komunikasi yang inklusif dan lebih dekat antara figur pemimpin daerah dengan rakyatnya.

Kehadiran warga dari berbagai latar belakang sosiologis dan budaya ini sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan dan kerukunan kolektif yang terus terjaga dengan baik di Bumi Tambun Bungai.

Selain bersalaman dan saling memaafkan, para tamu memanfaatkan momentum langka tersebut untuk berbincang langsung dengan orang nomor satu di Kalteng itu dalam suasana santai.

Interaksi timbal balik ini menjadi simbol kuat kedekatan nyata jajaran birokrasi dengan konstituennya pada momentum hari besar keagamaan.

Gelar griya yang berlangsung tertib dan lancar hingga siang hari ini menjadi potret utuh dari harmonisnya hubungan antara pemerintah daerah dan warga.

Harmonisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat modal sosial dan semangat persatuan dalam bahu-membahu membangun Kalimantan Tengah yang semakin maju, berkah, dan sejahtera.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours