HUT Ke-69 Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran Pacu Kemandirian dan Kualitas SDM

3 min read

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalteng harus menjadi momentum krusial untuk memperkuat kemandirian daerah.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan akselerasi pembangunan tetap berjalan konsisten demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalteng yang mengusung tema “Betang Huma Itah” di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Sabtu (23/5).

Menurut Gubernur, usia ke-69 tahun merupakan representasi dari sebuah perjalanan panjang yang sarat akan makna perjuangan. Terutama dalam menata dan membangun daratan Kalteng di tengah berbagai dinamika hambatan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, letak geografis, hingga disrupsi zaman.

“Daerah ini dibangun bukan dengan kemudahan, tetapi dengan semangat Isen Mulang, untuk bertahan dan bangkit dari keterbatasan infrastruktur, tantangan geografis, hingga dinamika perubahan zaman,” ungkap Gubernur Agustiar Sabran.

Pada kesempatan tersebut, Agustiar secara khusus menyampaikan penghormatan dan takzim kepada para pendahulu, tokoh pendiri, pemimpin terdahulu, tokoh adat, serta para pejuang yang telah meletakkan fondasi kuat bagi pembangunan Kalimantan Tengah hingga mampu berkembang pesat seperti saat ini.

Ia menegaskan bahwa generasi masa kini memikul tanggung jawab moral yang besar untuk melanjutkan estafet pembangunan, sekaligus memastikan daerah tetap bergerak progresif dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.

“Karena kita memahami satu hal, setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Para pendahulu telah menunaikan pengabdian dengan segala keterbatasan di zamannya. Hari ini, amanah itu ada di tangan kita. Tugas kita bukan sekadar melanjutkan estafet pembangunan, tetapi memastikan Kalimantan Tengah terus bergerak maju,” urai orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai tersebut.

Gubernur juga menggarisbawahi bahwa kebijakan pengetatan atau efisiensi anggaran belanja daerah sama sekali tidak akan mengendurkan ritme pembangunan di lapangan.

Menurut dia, efisiensi justru harus dimaknai sebagai upaya mitigasi guna memastikan setiap alokasi anggaran memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang nyata dan tepat sasaran bagi masyarakat akar rumput.

“Efisiensi adalah memastikan setiap rupiah uang rakyat menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat, dengan fokus pada prioritas, tepat sasaran, dan berdampak langsung,” lanjutnya.

Selain itu, momentum hari jadi ini juga dimanfaatkan pemprov untuk memperkuat struktur kemandirian fiskal daerah. Hal ini diwujudkan melalui optimalisasi pemanfaatan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung keberlanjutan program pembangunan jangka panjang.

Di sisi lain, Agustiar turut mengajak generasi muda Kalimantan Tengah untuk berani melakukan penetrasi inovasi, meningkatkan kompetensi global, serta menguasai teknologi digital tanpa melupakan identitas kultural daerah.

“Berinovasilah tanpa takut gagal. Bangun kompetensi, kuasai teknologi, perkuat integritas, tetapi jangan pernah kehilangan akar budaya dan identitas sebagai anak Kalimantan Tengah. Karena kemajuan sebuah daerah bukan ditentukan oleh kekayaan alamnya, tetapi oleh kualitas manusianya,” pesan Gubernur.

Dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tersebut, turut dilaksanakan prosesi sakral penganugerahan gelar adat Dayak kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Penghargaan dari Forum Koordinasi Damang Kepala Adat Kalimantan Tengah tersebut diberikan berdasarkan keputusan bersama hasil Kapakat Pumpung Itah Damang Kepala Adat se-Kalimantan Tengah.

Rangkaian acara khidmat tersebut kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan panginan sukup simpan atau tumpeng khas Dayak oleh Gubernur Kalteng bersama jajaran tamu undangan, sebagai simbol refleksi rasa syukur atas perjalanan pembangunan dan keharmonisan daerah yang telah terjaga selama 69 tahun.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours